Pendahuluan
Pasar kripto sedang mengalami gejolak, dengan token-token utama tergelincir dan sentimen institusional bergeser. Pembaruan ini memberikan perkembangan paling penting yang perlu diketahui oleh investor – mencakup pergerakan harga, pergeseran peraturan, perilaku institusional, dan tren infrastruktur yang muncul. Ini adalah gambaran tentang posisi pasar saat ini dan apa yang membentuk lintasan jangka pendeknya.
Kemerosotan Pasar Semakin Dalam: Bitcoin, Ethereum, XRP di Bawah Tekanan
Bitcoin, Ethereum, dan XRP semuanya diperdagangkan lebih rendah di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan regulasi. Pada 19 Februari 2026, Bitcoin naik tipis menjadi $67.088, sementara Ethereum naik 0,3% dan XRP turun 0,7%. Analis memperingatkan bahwa Bitcoin dapat turun di bawah $65.000 jika kondisi makro memburuk.
Di awal minggu ini, Bitcoin sempat melampaui $70.000 setelah data inflasi AS yang lebih lemah dari perkiraan, tetapi dengan cepat berbalik arah. Ethereum dan XRP juga jatuh – masing-masing sebesar 4,6% dan 9,1% – menyoroti sensitivitas pasar terhadap sinyal ekonomi makro.
Pengawasan Legislatif: Pembicaraan RUU Kripto Memicu Optimisme yang Berhati-hati
Pertemuan di Gedung Putih baru-baru ini antara perwakilan industri kripto dan pejabat perbankan telah memicu optimisme yang hati-hati. Bitcoin naik 2% menjadi $68.164, sementara Ethereum dan XRP membukukan kenaikan moderat. Kenaikan ini mencerminkan harapan seputar usulan Clarity Act, meskipun momentum yang lebih luas masih belum terlihat.
Penjualan Institusional dan Kerugian Treasury
Perusahaan-perusahaan treasury kripto yang terdaftar secara publik melaporkan kerugian besar yang belum direalisasi. Strategy, misalnya, menghadapi sekitar $9,2 miliar dalam kerugian Bitcoin, sementara BitMine Immersion Technologies mengalami kerugian sekitar $8,4 miliar dalam kerugian Ethereum.
Sementara itu, Binance mengerahkan $250 juta dari dana SAFU untuk membeli 3.600 BTC, bagian dari rencana yang lebih luas untuk mengonversi $1 miliar dalam bentuk stablecoin menjadi Bitcoin dalam waktu 30 hari.
Arus Keluar ETF dan Sentimen Pasar
ETF Bitcoin dan Ethereum mengalami arus keluar yang signifikan. Dari tanggal 9-13 Februari, ETF BTC mengalami arus keluar bersih sekitar $360 juta, sementara ETF ETH kehilangan sekitar $161 juta.
Indeks Ketakutan & Keserakahan Kripto tetap berada di wilayah “Ketakutan Ekstrim”, meskipun telah sedikit rebound dari rekor terendah.
Infrastruktur On-Chain dan Keuntungan Tokenisasi
Aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi mendapatkan daya tarik, mencapai titik tertinggi sepanjang masa sebesar $24,6 miliar. Emas yang ditokenisasi saja telah melampaui $5 miliar.
BlackRock meluncurkan dana BUIDL senilai $2,4 miliar di UniswapX, yang memungkinkan investor institusional untuk memperdagangkan likuiditas USD yang ditokenisasi secara on-chain.
LayerZero Labs meluncurkan “Zero,” sebuah blockchain dengan throughput tinggi yang didukung oleh Citadel Securities dan ARK Invest. Ini bertujuan untuk 2 juta TPS dan biaya sangat rendah, dengan rencana peluncuran pada musim gugur 2026.
Pembaruan Tata Kelola dan Keamanan
Bitcoin bergerak menuju pertahanan pasca-kuantum dengan BIP 360, memperkenalkan rancangan tipe keluaran Pay-to-Merkle-Root. CoinShares memperkirakan bahwa hanya 10.230 BTC yang saat ini memiliki risiko kuantum jangka pendek.
Aave Labs mengusulkan untuk mengalihkan 100% pendapatan produk ke kas Aave DAO, yang memicu perdebatan mengenai konsentrasi dan transparansi tata kelola.
Keruntuhan Pasar NFT dan Sorotan Altcoin
Pasar NFT mengalami kontraksi tajam. Pasokan melonjak 25% pada tahun 2025 menjadi 1,3 miliar token, sementara penjualan turun 37% dari tahun ke tahun, dan harga rata-rata turun di bawah $ 100.
Sementara itu, beberapa altcoin membukukan kenaikan mingguan yang kuat:
– Pippin (PIPPIN): +165%
– Stable (STABIL): +56%
– Humanity Protocol: +37%
– Zcash (ZEC): +28%
– Morpho (MORPHO): +23%
Perkembangan Peraturan dan Politik
Di Consensus Hong Kong, World Liberty Financial (WLFI) mengumumkan “World Swap,” sebuah platform pengiriman uang berbasis blockchain yang terhubung dengan stablecoin USD1. Platform ini bertujuan untuk menawarkan transfer lintas batas dengan biaya yang lebih murah daripada biaya tradisional.
Namun, WLFI berada di bawah pengawasan politik. Perwakilan Ro Khanna meluncurkan investigasi terhadap hubungan perusahaan ini dengan keluarga Trump dan investasi senilai $500 juta dari kerajaan Emirat. Dokumentasi telah diminta sebelum tanggal 1 Maret.
Ringkasan
Pasar kripto berada dalam posisi genting, ditandai dengan penurunan harga, kerugian institusional, dan ketidakpastian regulasi. Arus keluar ETF dan tekanan makro membebani sentimen, bahkan ketika tokenisasi dan inovasi infrastruktur terus berlanjut. Investor harus memperhatikan data ekonomi yang akan datang, perkembangan legislatif, dan level dukungan teknis untuk mengukur arah pasar selanjutnya.
Apa yang Selanjutnya untuk Investor
- Pantau data ekonomi AS dan sinyal kebijakan The Fed untuk mengetahui dampaknya terhadap sentimen kripto.
- Lacak aliran ETF dan posisi institusional untuk mengetahui tanda-tanda kapitulasi atau pemulihan.
- Saksikan adopsi aset dan proyek infrastruktur yang menggunakan token seperti “Zero” dari LayerZero.
- Tetap waspada terhadap perkembangan peraturan, terutama seputar WLFI dan Clarity Act.
Momen ini mungkin menyakitkan, tetapi juga membentuk fase evolusi kripto selanjutnya.

Tinggalkan komentar