
Gempa bumi hari ini terasa pada Selasa, 11 Februari 2026 pukul 10:07 WIB, dengan kekuatan magnitudo 4,1 dan kedalaman sekitar 14 km di laut, sekitar 35 km barat laut Genyem, Jayapura.
Secara umum, gempa ini tergolong ringan hingga sedang dan tidak banyak menimbulkan kerusakan serius—meski tetap dirasakan cukup luas di sekitarnya.
Lokasi gempa yang di laut dan kedalaman relatif sedang umumnya mengurangi potensi kerusakan drastis di darat.
Gempa terasa di wilayah sekitar Jayapura dan sekitarnya. Karena kekuatannya tidak tinggi, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan struktur atau korban jiwa. Gejala ringan seperti getaran dan kebingungan warga kemungkinan besar terjadi di sekitar pusat gempa.
Selain gempa di Jayapura, data real-time menunjukkan beberapa aktivitas kecil lainnya sepanjang hari di berbagai wilayah seperti laut Seram, Flores, dan Papua Barat. Magnitudonya berkisar antara 2,3 hingga 4,2—menandai aktivitas seismik yang cukup umum.
Pada 10 Februari terjadi gempa kecil magnitudo 3,5 di darat, 28 km barat laut Kabupaten Bener Meriah (Aceh), dengan intensitas skala II–III MMI.
Saat itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Indonesia berada di Jalur Cincin Api Pasifik, wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi. Gempa dengan magnitudo di bawah 5,0 seperti yang terjadi hari ini biasanya tidak berbahaya—selain menimbulkan getaran dan sedikit kegaduhan di masyarakat lokal.
“Gempa ringan seperti ini sering terjadi di zona subduksi lempeng. Meskipun terasa, mereka jarang memicu kerusakan signifikan dan diamati sebagai aktivitas seismik normal.”
— Seismolog BMKG (dikutip dari penjelasan teknis sehari-hari)
Pada 11 Februari 2026, terjadi gempa ringan magnitudo 4,1 di laut dekat Genyem, Jayapura. Dampaknya bersifat minimal—hanya dirasakan oleh sejumlah warga tanpa laporan kerusakan. Indonesia, sebagai negara yang rentan gempa, terus dimonitor oleh BMKG dengan sistem real-time, sehingga informasi lebih lanjut bisa segera dikomunikasikan jika situasi berubah.
Gempa dengan magnitudo sekitar 4,1 biasanya tidak berbahaya. Sekali pun terasa getaran, dampaknya pada struktur bangunan minimal dan tidak menimbulkan korban serius.
Zona Cincin Api Pasifik adalah jalur lingkaran di sepanjang tepi Samudra Pasifik—tempat lempeng tektonik bertemu dan menghasilkan banyak gempa dan letusan gunung berapi.
Setelah gempa pusat, gempa susulan bisa terjadi berhari-hari atau berminggu-minggu, tapi biasanya dengan magnitudo lebih rendah.
Situs BMKG menyediakan data real-time tentang gempa bumi di seluruh Indonesia—lengkap dengan magnitudo, lokasi, dan kedalamannya.
Kalau terasa kuat dan diikuti gempa susulan, segera lakukan prosedur keamanan seperti menjauh dari jendela, berlindung di bawah meja, dan ikuti informasi resmi dari BMKG.
Ethereum’s native token, Ether (ETH), remains the second-largest cryptocurrency by market capitalization. As of today,…
Bitcoin is down sharply today, slipping below $65,000 amid a wave of selling pressure from…
Pi Network’s coin value remains one of the most debated topics in crypto circles. Enthusiasts…
Keplr Wallet remains a widely used non‑custodial wallet in the Cosmos ecosystem, but recent user…
Silver has captured renewed attention in 2026, with its price trajectory drawing sharp contrasts to…
Shiba Inu (SHIB) continues to navigate a challenging landscape in early 2026, marked by deep…
This website uses cookies.